Dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia, termasuk perlindungan bagi ibu dan bayi baru lahir, BPJS Kesehatan selaku penyelenggara Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus melakukan berbagai inovasi untuk mempermudah akses layanan kesehatan bagi peserta.
Salah satu inovasi tersebut adalah kemudahan pendaftaran Bayi Baru Lahir (BBL) melalui aplikasi Sistem Informasi Pelayanan Pengaduan (SIPP) yang terintegrasi di fasilitas kesehatan.
Guna mengoptimalkan pemanfaatan fitur ini, BPJS Kesehatan Cabang Watampone melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi terhadap fungsi, tugas, dan tanggung jawab petugas SIPP dalam proses pendaftaran bayi baru lahir di fasilitas kesehatan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah tenaga kesehatan dari berbagai fasilitas yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, Jumat (16/05).
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Watampone, Indira Azis Rumalutur menjelaskan bahwa pendaftaran bayi baru lahir sebagai peserta JKN merupakan amanat dari peraturan perundang-undangan, tepatnya dalam Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan beserta perubahannya. Ia menegaskan bahwa setiap bayi yang lahir dari peserta JKN harus segera didaftarkan untuk mendapatkan jaminan pelayanan kesehatan sejak dini.
“Pendaftaran bayi baru lahir sangat penting untuk memastikan mereka mendapatkan perlindungan dan akses layanan kesehatan yang layak, terutama bagi bayi yang memerlukan perawatan intensif atau lahir dengan risiko tinggi. Di sinilah pentingnya peran petugas SIPP di fasilitas kesehatan untuk mendukung percepatan pendaftaran bayi baru lahir secara akurat dan tepat waktu,” jelas Indira.
Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya menjaga status kepesertaan JKN agar selalu aktif, baik bagi bayi baru lahir maupun anggota keluarga lainnya. Kepesertaan yang aktif akan memastikan tidak adanya kendala dalam memperoleh layanan kesehatan yang dibutuhkan.
“Petugas SIPP juga memiliki tanggung jawab dalam memberikan edukasi kepada peserta JKN, khususnya orang tua, tentang pentingnya segera mendaftarkan bayi mereka. Ini juga menjadi bagian dari upaya strategis mendukung penurunan angka kematian ibu dan bayi, yang sayangnya mengalami peningkatan pada tahun 2024,” tambah Indira.
Indira juga menekankan perlunya mengingatkan orang tua untuk segera mengurus dokumen administrasi bayi seperti akta kelahiran dan pembaruan Kartu Keluarga. Hal ini penting dilakukan sebelum bayi berusia tiga bulan agar bayi segera memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), yang menjadi syarat agar status kepesertaan JKN tetap aktif.
“Jika orang tua tidak segera memperbarui data kependudukan bayi, maka status kepesertaan JKN-nya bisa dinonaktifkan. Ini tentu dapat berdampak pada akses layanan kesehatan yang dibutuhkan oleh bayi. Oleh karena itu, kami tekankan pentingnya edukasi dan pendampingan oleh petugas di fasilitas kesehatan,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Bidan Jejaring Puskesmas Cabbenge, Suryanti Sudirman menyambut baik kegiatan ini, ia mengaku mendapatkan informasi baru mengenai kewajiban pembaruan data bayi baru lahir.
“Saya baru mengetahui bahwa data bayi baru lahir harus diperbarui sebelum usia tiga bulan. Tentu ini akan kami teruskan kepada para orang tua agar mereka tidak mengalami kendala ke depannya. Kami juga akan lebih aktif memberikan edukasi agar tidak terjadi penonaktifan kepesertaan akibat kelalaian pembaruan data,” ujar Suryanti.
Menutup kegiatan tersebut, Indira kembali menekankan bahwa pendaftaran bayi baru lahir adalah langkah strategis untuk memperkuat sistem perlindungan kesehatan nasional. Menurutnya, kepemilikan jaminan kesehatan sejak lahir adalah bentuk perlindungan yang sangat vital bagi bayi, terlebih pada masa-masa awal kehidupan yang penuh risiko.
“Kami berharap seluruh petugas SIPP di fasilitas kesehatan bisa bekerja sama secara maksimal dalam mendukung program ini.
Dengan sinergi semua pihak, kita bisa membantu menurunkan angka kematian ibu dan bayi, serta mewujudkan layanan kesehatan yang inklusif dan menyeluruh bagi seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya.
Admin.
