idnewsonline.com, SURAKARTA — Lulusan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Miranda Aisyah Putri, mencatatkan kebanggaan dalam Wisuda UMS Periode I Tahun Akademik 2026/2027 di Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS. Miranda sukses menyelesaikan pendidikan akademiknya tepat waktu dengan memadukan prestasi tingkat internasional serta kepemimpinan organisasi.
Di tengah padatnya jadwal perkuliahan, ujian blok, dan skills lab, Miranda menyabet Silver Medal dan Special Award dari Malaysian Association of Research Scientists pada ajang Seoul International Invention Fair di Korea Selatan. Ia juga aktif dalam International Health Sciences Student Competition, UMS International Innovation Day, serta pengabdian kemitraan internasional di Busan.
Kepemimpinan Organisasi dan Kunci Manajemen Waktu
Selain rekam jejak akademik dan kompetisi internasional, Miranda aktif di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) selama tiga periode. Jabatan yang pernah diembannya meliputi Sekretaris Bidang Organisasi Komisariat, Bendahara Umum Komisariat, hingga Bendahara 1 Pimpinan Cabang (PC) IMM Surakarta.
“Sejak awal masuk, saya belajar beradaptasi dengan banyaknya materi dan praktikum. Kuncinya adalah menentukan tingkatan prioritas, membuat manajemen waktu yang jelas, serta kerja tim. Mengikuti banyak kegiatan bukan berarti semua harus dilakukan sendiri,” ujar Miranda, Kamis (1/10/2026).
Dukungan Keluarga dan Persiapan Tahap Coas
Perjalanan Miranda mendapat apresiasi dari sang ayah, Ir. Ahmad Kholid Alghofari, S.T., M.T., staf Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta-Inovasi (DKPTI) UMS. Kholid mengaku bangga atas kemampuan putrinya menjaga keseimbangan antara tuntutan akademik yang tinggi dan pengembangan soft skill.
Setelah menerima ijazah secara resmi pada Jumat (25/9/2026), Miranda kini melanjutkan perjalanannya ke tahap profesi (Coas) serta mengikuti magang di klinik Muhammadiyah. Langkah ini diambil untuk memperdalam keterampilan klinis dan komunikasi sebelum resmi mengabdi sebagai dokter gigi di tengah masyarakat.
