idnewsonline.com, SURAKARTA — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Lembaga Pengembangan Pondok, Al-Islam, dan Kemuhammadiyahan (LPPIK) menggelar Rapat Koordinasi bersama Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) se-Solo Raya di Kampus 2 UMS, Jumat (25/9/2026). Pertemuan ini digelar guna memantapkan persiapan Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Milad ke-68 UMS yang dijadwalkan berlangsung pada 17 Oktober 2026 mendatang.
Dalam kegiatan puncak tersebut, panitia mengonfirmasi akan menghadirkan mubaligh nasional Dr. H. Das’ad Latif, S.Sos., S.Ag., M.Si., Ph.D. Acara ini ditargetkan mampu menyedot perhatian 6.000 hingga 10.000 peserta dari elemen civitas akademika serta warga persyarikatan se-Solo Raya.
Ketua LPPIK UMS, Dr. Mahasri Shahabiyah, M.Ag., menyampaikan bahwa kolaborasi lintas daerah ini merupakan ikhtiar untuk memperkuat dan menyebarluaskan syiar dakwah Muhammadiyah hingga ke tingkat pedesaan. Kehadiran Ustaz Das’ad Latif diharapkan dapat menjadi magnet kuat bagi masyarakat.

“Beliau sekarang lagi ramai di media sosial, sehingga kami datangkan beliau di UMS agar masyarakat dapat mendengarkan tausiyah secara langsung guna menumbuhkan motivasi dalam mencari ilmu,” ujar Mahasri, Jumat (25/9/2026).
Sementara itu, Ketua Panitia Milad ke-68 UMS, Prof. Mochamad Solikin, S.T., M.T., Ph.D., menjelaskan bahwa agenda tabligh akbar merupakan tradisi berkala UMS dalam memperingati hari jadinya, yang digelar secara bergantian dengan pertunjukan wayang pada setiap periode.
Selain sebagai ajang silaturahmi dan penguatan ukhuwah, kegiatan ini juga mengusung misi kelestarian lingkungan. Panitia bersama perwakilan PDM dan PDA se-Solo Raya sepakat untuk tidak menggunakan botol plastik kemasan selama acara berlangsung demi meminimalisir sampah. Kesepakatan tersebut sejalan dengan komitmen UMS dalam mewujudkan program green campus (kampus hijau).
