Atasi Isu Kesehatan Mental Disabilitas, Mahasiswa UMS Siapkan Terapi Hortikultura Smart-Wicking

idnewsonline.com, SURAKARTA — Tim Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) HealSpace Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) siap mengimplementasikan teknologi Smart-Wicking dan pendampingan terapi hortikultura bagi penyandang disabilitas di Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali.

Tahap implementasi ini dilaksanakan setelah tim menyelesaikan pemetaan kebutuhan peserta serta memperkuat kemitraan dengan Komunitas Disabilitas Karya Manunggal melalui agenda Sapa Mitra 2.

Ketua Tim PKM-PM HealSpace UMS, Abqory Anis Subekti, menjelaskan bahwa pemetaan lapangan melalui kunjungan dari rumah ke rumah (door-to-door) sangat krusial. Pendekatan individual ini diperlukan mengingat setiap peserta memiliki kondisi fisik, psikologis, serta ruang aktivitas yang berbeda-beda.

“Melalui kunjungan langsung, kami dapat melihat ruang aktivitas peserta secara nyata. Hal ini membantu kami menyesuaikan peletakan dan aksesibilitas media terapi hortikultura agar nyaman digunakan dan benar-benar memberikan manfaat bagi kesehatan psikologis peserta,” ujar Abqory saat diwawancarai, Senin (20/7/2026).

Program HealSpace mengintegrasikan teknologi Smart-Wicking dengan media tanam vermikompos. Inovasi ini dirancang agar kegiatan bercocok tanam terapeutik menjadi lebih praktis, produktif, serta mudah diakses oleh penyandang disabilitas fisik maupun mental. Selain penyiapan media, tim juga melibatkan keluarga peserta sebagai sistem pendampingan utama untuk menjaga keberlanjutan aktivitas di rumah.

Dosen Pembimbing PKM-PM HealSpace UMS, Siti Azizah Susilawati, S.Si., M.P., Ph.D., menegaskan keberhasilan program pengabdian tidak hanya bergantung pada teknologi yang diterapkan, melainkan pada kekuatan kolaborasi antara mahasiswa, komunitas, peserta, dan keluarga.

“Keterlibatan aktif keluarga dan pengurus komunitas menjadi pilar utama agar program dapat berjalan secara konsisten. Pendampingan dari lingkungan terdekat diharapkan mampu membantu peserta membangun rasa percaya diri, stabilitas mental, dan kemandirian dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” tutur Siti Azizah.

Sebagai fondasi pelaksanaan, Tim HealSpace UMS sebelumnya telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) bersama Komunitas Disabilitas Karya Manunggal pada Senin (1/6/2026).

Melalui tahap implementasi berkelanjutan ini, terapi hortikultura berbasis Smart-Wicking dan vermikompos diharapkan mampu membantu anggota komunitas menjalani aktivitas yang lebih produktif, meningkatkan kesejahteraan psikologis, serta mendorong kemandirian secara jangka panjang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *