Universitas Muhammadiyah Buton (UM Buton) turut ambil bagian dalam Business Forum Pangan pada gelaran Jambore Nasional Jama’ah Tani Muhammadiyah (Jamnas JATAM) I Tahun 2025 yang digelar di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Jumat–Ahad (19–21/09/2025).
Keterlibatan UM Buton di forum pangan nasional ini menegaskan komitmen kampus dalam mendukung penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan berbasis inovasi. Delegasi UM Buton terdiri dari Dr. Wardana, S.Hut., M.Si. (Dosen Prodi Agribisnis), Reza Maulana, M.I.Kom. (Staf Humas), serta dua mahasiswa Prodi Agribisnis, Nur Rahmawati dan Firly Fitria Wally.
Dalam kesempatan tersebut, UM Buton memamerkan produk-produk hasil riset sivitas akademika dan program pemberdayaan masyarakat binaan kampus. Produk unggulan yang dihadirkan berhasil menarik perhatian pengunjung karena mengangkat potensi lokal dengan sentuhan inovasi modern.
Produk ini tidak hanya menjadi bentuk kontribusi akademik, tetapi juga upaya untuk memperluas promosi potensi lokal agar mampu bersaing di pasar nasional bahkan internasional.
Wakil Dekan Fakultas Pertanian UM Buton, Dr. Wardana, S.Hut., M.Si., menilai forum ini membawa manfaat besar untuk pengembangan inovasi pertanian di daerah.
“Pertanian hari ini tidak cukup hanya berbicara soal produksi, tetapi juga bagaimana membangun rantai nilai pangan yang berkelanjutan. Dari forum ini, kami melihat peluang besar untuk mengintegrasikan riset kampus dengan praktik lapangan melalui kemitraan bersama petani dan pelaku usaha,” jelasnya.
Selain pameran, UM Buton juga memanfaatkan forum ini untuk menjalin jejaring dengan pelaku usaha pangan dan pertanian dari berbagai daerah. Jejaring ini diharapkan dapat menghasilkan kerja sama nyata di bidang pendidikan, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat.
Partisipasi UM Buton di Jamnas JATAM I 2025 menegaskan peran perguruan tinggi bukan hanya sebagai pusat akademik, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam membangun ekosistem pangan berkelanjutan.
Melalui langkah ini, UM Buton memperkuat kontribusinya dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus memperlihatkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat melalui inovasi nyata.
