Keberpihakan Ketua DPRD Enrekang Pada Kemajuan Pendidikan Dipertanyakan

Opini – idnewsonline.com — Polemik yang dipicu oleh Ketua DPRD Enrekang, Ikrar Eran Batu, mengenai legalitas pinjam pakai eks Kantor Bupati Enrekang secara gratis kepada Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN) secara tajam mempertanyakan prioritas daerah (detik.com).

Keputusan Pemerintah Kabupaten Enrekang untuk meminjamkan aset kepada UNIMEN yang selama ini tidak difungsikan untuk digunakan sebagai fasilitas perkuliahan sejatinya adalah langkah visioner dan strategis, alih-alih isu administratif belaka.

Ketika sebuah gedung vital dibiarkan kosong dan berpotensi rusak, menjadikannya pusat kegiatan akademik bagi lembaga pendidikan (baca: UNIMEN) merupakan bentuk optimalisasi aset yang paling mulia, karena secara langsung mendukung pelaksanaan Caturdharma Perguruan Tinggi dan menghidupkan kembali serta merawat aset tidur daerah.

Pemkab Enrekang telah memilih fokus pada investasi jangka panjang berupa peningkatan kualitas sumber daya manusia, ketimbang mencari pendapatan dari skema sewa jangka pendek.

Dengan skema pinjam pakai gratis ini, UNIMEN dapat mengalokasikan dananya bagi peningkatan kualitas dosen, penelitian, dan penyediaan beasiswa bagi mahasiswa. Dengan demikian, manfaat aset ini dikembalikan secara langsung kepada masyarakat melalui perluasan akses pendidikan tinggi yang terjangkau.

Menuntut UNIMEN membayar sewa mahal hanya akan berujung pada naiknya biaya kuliah, yang pada akhirnya menghambat akses bagi putra-putri terbaik Kabupaten Enrekang.

Dalam konteks ini, publik wajar mempertanyakan keberpihakan Ketua DPRD: apakah ia benar-benar berdiri di sisi rakyat yang membutuhkan pendidikan terjangkau, atau justru lebih sibuk mencari celah politik?

DPRD seharusnya menjadi benteng utama yang mengawal dan mendukung kebijakan strategis daerah di bidang pendidikan, bukan menjadi pihak yang memperdebatkan legalitas penggunaan aset yang sudah terbukti memberi manfaat masif.

Selama UNIMEN menjamin pemeliharaan dan menggunakan gedung tersebut untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, kolaborasi antara Pemkab dan kampus ini adalah model ideal bagaimana aset daerah dihidupkan kembali untuk mencetak masa depan.

Penulis,
Saddam Muslimin Ahmad
(Ketua Himpunan Mahasiswa PGSD UNIMEN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *