Pemuda Membara, Gowa Maju: Refleksi Harlah KNPI ke-56

Oleh: Arifuddin Abbas, Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Gowa

Momentum Hari Lahir Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yang ke-56 menjadi titik reflektif penting bagi kita semua, khususnya bagi para pemuda yang terhimpun dalam organisasi kepemudaan (OKP) di seluruh penjuru tanah air. Di tengah dinamika sosial-politik yang terus berubah, keberadaan KNPI sebagai wadah besar pemuda Indonesia harus dimaknai bukan hanya sebagai simbol eksistensi organisasi, tetapi juga sebagai instrumen pergerakan perubahan.

Sebagai Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Gowa, saya melihat bahwa peran pemuda dalam mendorong kemajuan daerah sudah saatnya ditingkatkan dari sekadar partisipasi simbolik menuju partisipasi substantif. Gowa sebagai salah satu kabupaten yang kaya sejarah, budaya, dan sumber daya manusia, sangat membutuhkan energi baru dari kaum muda. Energi itu harus diwujudkan dalam bentuk gagasan cemerlang, aksi nyata, dan kerja kolaboratif lintas sektor.

KNPI, sebagai rumah besar OKP, semestinya menjadi ruang aktualisasi gagasan dan integrasi kepemudaan. Di dalamnya terdapat berbagai elemen yang mewakili ragam identitas dan latar belakang organisasi, termasuk Pemuda Muhammadiyah. Kebhinekaan dalam tubuh KNPI adalah kekuatan, bukan kelemahan. Justru dari keberagaman itulah lahir potensi sinergi yang luar biasa, yang jika dikelola dengan baik, dapat menjadi daya dorong utama pembangunan daerah.

Dalam konteks Gowa, tantangan pemuda hari ini bukan hanya soal pengangguran atau akses pendidikan yang merata, tetapi juga bagaimana pemuda mengambil peran strategis dalam menghadapi isu-isu kontemporer: mulai dari digitalisasi ekonomi, ketahanan sosial budaya, radikalisme, perubahan iklim, hingga peran pemuda dalam demokrasi lokal. Ini bukan zamannya lagi pemuda hanya hadir sebagai penonton dalam pesta pembangunan. Sudah saatnya pemuda menjadi aktor utama yang merancang arah masa depan daerahnya sendiri.

Sebagai bagian dari Pemuda Muhammadiyah yang menjunjung tinggi nilai-nilai Islam berkemajuan, kami meyakini bahwa peran pemuda bukan hanya pada tataran teknis, tetapi juga moral dan intelektual. Pemuda hari ini harus menjadi teladan dalam integritas, penggerak dalam perubahan, dan pelopor dalam inovasi. Dalam berbagai kegiatan sosial, edukatif, dan dakwah kultural, kami terus mendorong agar pemuda Muhammadiyah Gowa menjadi pelayan umat dan agen pembangunan lokal yang tangguh.

KNPI ke depan harus menjadi laboratorium kepemimpinan dan kawah candradimuka gerakan sosial pemuda. Tidak boleh lagi ada sekat antar OKP, tidak boleh ada lagi persaingan yang tidak produktif. Yang harus dikedepankan adalah semangat kolaborasi untuk kemajuan bersama. KNPI harus memperkuat diri sebagai mitra strategis pemerintah daerah, sekaligus penjaga idealisme pemuda agar tetap kritis dan konstruktif dalam menyuarakan kepentingan rakyat.

Kami berharap, melalui peringatan Harlah KNPI ke-56 ini, akan lahir kesadaran kolektif di kalangan pemuda Gowa untuk kembali menyalakan bara perjuangan. Mari kita jadikan KNPI bukan hanya ruang berhimpun, tapi juga ruang bertumbuh dan berdampak. Mari kita jaga bara semangat itu tetap menyala, agar pemuda Gowa tetap membara dan Gowa terus melaju.

Selamat Harlah KNPI ke-56.
Pemuda Membara, Gowa Maju.

Fastabiqul Khaerat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *