Idnewsonline.com, Jakarta – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah (UM) Parepare berhasil meraih hibah Revitalisasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) Tahun 2024.
Pencapaian ini menjadikan UM Parepare sebagai salah satu dari 70 perguruan tinggi di seluruh Indonesia yang berhak menerima pendanaan tersebut. Rabu, 31 Juli 2024.
Dalam sebuah acara penandatanganan kontrak yang berlangsung di Artotel Gelora Senayan, Jakarta, Dekan FKIP UM Parepare, Patahuddin, secara resmi menandatangani dokumen kerja sama dengan perwakilan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek).
Penandatanganan ini disaksikan langsung oleh Plt. Direktur Kelembagaan Dirjen Pendidikan Tinggi Kemdikbudristek, Dr. Bhimo Widyo Andoko.
“Kami sangat bersyukur atas kepercayaan yang diberikan oleh Kemdikbudristek,” ujar Patahuddin usai penandatanganan. “Hibah ini akan kami manfaatkan sebaik mungkin untuk meningkatkan kualitas layanan dan sumber daya manusia di FKIP UM Parepare. Tujuan utama kami adalah menghasilkan lulusan yang berkualitas dan kompeten, sehingga mampu bersaing di dunia kerja yang semakin kompetitif.”
Seleksi Ketat, Komitmen Tinggi
Patahuddin menjelaskan bahwa untuk mendapatkan hibah ini, FKIP UM Parepare telah melalui proses seleksi yang sangat ketat. Dari 101 proposal yang diajukan ke Kemdikbudristek, hanya 70 proposal yang dinyatakan lolos. “Ini menunjukkan bahwa program yang kami ajukan memiliki kualitas yang sangat baik dan relevan dengan kebutuhan pengembangan pendidikan guru,” imbuhnya.
Dengan diperolehnya hibah ini, FKIP UM Parepare berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan guru. Beberapa program yang direncanakan antara lain pengembangan kurikulum, peningkatan kompetensi dosen, serta penyediaan fasilitas pembelajaran yang modern.
Dukungan Penuh untuk Pendidikan Berkualitas
Patahuddin juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh tim yang telah bekerja keras dalam menyusun proposal dan mempersiapkan proses seleksi. Ia juga mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh pimpinan universitas dan seluruh civitas akademika UM Parepare.
“Semoga hibah ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya di bidang pendidikan guru,” tutup Patahuddin.
