Idnewsonline.com, Jakarta – Kehadiran Chong Sung Kim atau yang akrab disapa Bang Kim cukup unik dan membuat riuh dunia politik tanah air. Sebab, pria yang memiliki nama Korea tersebut terdaftar sebagai calon legislatif atau caleg DPR-RI dari Partai Golongan Karya (Golkar).
Tak hanya punya nama Korea, Chong Sung Kim ternyata memang benar berasal dari Korea Selatan. Chong Sung Kim merupakan seorang WNI, warga naturalisasi dari Korea Selatan.
Ia kini terjun ke politik Indonesia dan menjadi caleg dari Dapil DKI Jakarta II meliputi Jakpus, Jaksel dan Luar Negeri. Pria yang karib disapa Bang Kim ini sudah 30 tahun tinggal di Indonesia dan 10 tahun tercatat sebagai WNI. Banyak hal yang membuat Kim jatuh cinta kepada Indonesia, diantaranya kuliner dan keindahan alamnya. melalui siaran Persnya Jum’at (12/1/2024), Bang Kim mengaku sangat menyukai sate hingga rendang
Menurutnya, makanan Indonesia sangat kaya akan rempah-rempah.
“Saya suka makanan Indonesia, rendang terus sate, mi goreng itu sangat suka, bumbunya berlimpah,” ucapnya saat ditemui di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.
Selain kulinernya, Bang Kim juga mengaku takjub dengan keindahan alam Indonesia.
Menurutnya, yang paling berkesan dan menghipnotis adalah Danau Toba di Sumatera Utara.
“Saya sangat suka Danau Toba, saya tidur di Parapat satu malam. Keindahan alamnya bagus sekali. Jadi itu sepanjang jalan dari Medan ke Tarutung saya juga sempat cicipi kopi, enak sekali,” jelas bang Kim.
Tak hanya berkunjung ke Sumut, bang Kim juga mampir ke berbagai kota di Indonesia seperti Merauke, Makasar, Banjarmasin, Surabaya, Semarang, Padang, dan lain-lain.
Bang Kim mengaku ketika berkunjung ke Bukit Tinggi, Sumatera Barat kagum dengan hasil tenun masyarakat lokal.
Dia berharap hasil keterampilan yang dimiliki masyarakat Indonesia dapat dikenal di kancah dunia.
“Waktu ke Bukit Tinggi diundang oleh Wali Kota untuk melihat kerajinan masyarakat yakni tenun, mereka kreatif sekali di sana. Namun sayangnya tidak bisa mengorganisir untuk ekspor ke luar negeri mungkin perlu informasi supaya lebih ke internasional,” jelas dia.


