FEB UMS Lepas 270 Calon Wisudawan, 47 Orang Raih Predikat Cumlaude

idnewsonline.com, SURAKARTA — Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melepas 270 calon wisudawan periode I Tahun Akademik 2026/2027 di Gedung Ahmad Syafii Maarif, Surakarta, Rabu (23/9/2026). Acara pelepasan ini menjadi momentum transisi para calon lulusan dari perjalanan akademik menuju dunia profesional dan kehidupan bermasyarakat.

Dari total 270 calon wisudawan yang terdiri atas 150 laki-laki dan 120 perempuan tersebut, sebanyak 47 di antaranya berhasil meraih predikat cumlaude. Rincian lulusan mencakup 105 orang dari Program Studi (Prodi) Akuntansi, 71 orang dari Manajemen, 67 orang dari Ekonomi Pembangunan, 14 orang dari Manajemen Double Degree, 12 orang dari Magister Manajemen, dan satu orang dari Magister Akuntansi.

Dekan FEB UMS Prof. Dr. Muzakar Isa, S.E., M.Si., menekankan agar para lulusan menjadikan kebermanfaatan bagi sesama sebagai prinsip utama dalam melangkah ke depan. Mengutip nilai Fa idza faraghta fanshab, ia mendorong para alumni untuk terus bergerak dan tidak berhenti mengembangkan diri.

“Jangan pernah menganggur, jangan pernah berhenti aktivitas. Istilah istirahatnya seorang hebat itu adalah berhenti dari kegiatan satu ke kegiatan yang lain,” tegas Muzakar dalam sambutannya, Rabu (23/9/2026).

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Dekan I FEB UMS Aflit Nuryulia Praswati, S.E., M.M., mengingatkan agar para alumni tetap menjaga kehormatan capaian akademik dan menghormati peran serta doa orang tua. Ia juga mendorong lulusan untuk memandang kelulusan bukan sebagai akhir, melainkan awal untuk terus belajar ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi maupun di ranah kerja.

Tiga Jalur Karier dan Pentingnya Integritas

Pelepasan wisudawan ini turut menghadirkan alumni Prodi Ekonomi Pembangunan UMS yang kini menjadi dosen FEB UIN Salatiga, Dr. Mohammad Rofiuddin, S.E., M.Si. Ia memaparkan tiga jalur utama yang dapat ditempuh setelah lulus, yakni karier profesional, kewirausahaan, dan akademik. Menurutnya, perjalanan karier tidak selalu berlangsung secara linear sehingga adaptabilitas sangat dibutuhkan di tengah perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI).

“Yang terpenting adalah konsistensi, terus keberanian, dan juga integritas. Itu penting sekali,” kata Rofiuddin.

Mewakili calon wisudawan, Arief Surya Adhi menyampaikan rasa terima kasih atas bimbingan dosen dan civitas akademika UMS selama masa studi empat tahun. Ia mengajak rekan-rekannya untuk menjaga nama baik almamater serta berani menghadapi tantangan di luar kampus.

“Ini bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, melainkan awal dari perjalanan yang lebih besar lagi,” tutur Arief.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *