
Idnewsonline.com, Jakarta – Ketua Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Saintek Muhammadiyah, Muhammad Ridha Ramli menghadiri kegiatan diskusi publik dengan tema Peran Mahasiswa Terhadap Pemilu 2024 Aman, Damai dan Berintegritas yang diselenggarakan oleh BEM SaintekMu pada Rabu, (24/01)
Dalam paparannya Ridha menyampaikan niat awalnya akan memberikan materi terkait pendekatan public relations politik sesuai kapasitasnya sebagai dosen komunikasi namun harus berganti ketika melihat pemberitaan pagi tadi.
“Jujur awalnya saya hanya ingin memberikan materi kepada mahasiswa terkait pendekatan komunikasi atau public relations politik dalam diskusi ini, namun sayangnya pemberitaan pagi tadi tentang presiden Jokowi yang berstatemen bahwa presiden boleh berkampanye dan memihak membuat materi saya harus berganti dan model pembawaan materinya juga berubah” ungkap Ridha
Ridha menyampaikan bahwa awalnya dia ingin memberikan materi dengan metode ceramah, namun harus berganti dengan metode orasi.
“Saya tadinya ingin memberikan materi dengan metode ceramah, namun harus berganti dengan metode orasi, hal tersebut saya lakukan karena saya ingin mahasiswa SaintekMu menghadirkan dan membangkitkan nalar kritisnya terhadap potensi kecurangan yang mungkin terjadi di pilpres” tambah Ridha
“Bagi kita sebagai generasi terdidik, bukan berbicara boleh atau tidaknya presiden berkampany dan berpihak namun yang penting ialah hilangnya etika politik presiden, presiden yang harusnya netral namun dengan terang benderang dan tanpa keraguan sedikitpun mengkampanyekan salah satu paslon capres” lanjut Ridha.
Oleh karena itu menurut Ridha sudah saatnya mahasiswa memainkan perannya sebagai agen perubahan dan perlawanan.
“Sudah saatnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan dan agen perlawanan dihidupkan kembali karena kezaliman sekarang sudah tidak malu-malu lagi dipertontonkan kepada masyarakat” tegas Ridha.
“Bagi saya ini bukan tentang dukung mendukung, namun lebih kepada bagaiman kehadiran mahasiswa sebagai generasi terdidik dapat mengkonsolidasikan kekuatannya dalam mengawal demokrasi yang lebih baik” Pungkas Ridha.
Kegiatan ini juga di hadiri oleh Komisioner Bawaslu Jaktim, Bapak Prayogo, Direktur Perludem Khairunnisa N Agustyati dan dibuka oleh Rektor SaintekMu Faiz Rafdhi
