idnewsonline.com, SURAKARTA — Masjid Kampus Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) resmi merilis Buletin Masjid Kampus UMS Vol. 8 Edisi September 2026 M/Rabi’ul Akhir 1448 H. Edisi terbaru ini mengusung tema “Ketangguhan Mental & Kepemimpinan Spiritual” sebagai sarana literasi dan refleksi bagi mahasiswa dalam menghadapi tantangan akademik, kesehatan mental, serta penguatan nilai-nilai spiritual.
Melalui tema tersebut, buletin ini mengajak mahasiswa untuk memaknai ketangguhan bukan sebagai tuntutan untuk selalu kuat, melainkan sebagai keberanian dalam mengenali keterbatasan diri, memberi ruang untuk beristirahat, mencari bantuan saat dibutuhkan, serta membangun lingkungan yang sehat dan suportif.
Pemimpin Redaksi Buletin Masjid UMS, Alvanindya Nafik Ardani, S.Psi., Psikolog, menyampaikan bahwa penerbitan edisi ini didasari atas kesadaran akan tingginya tuntutan akademik, sosial, maupun personal yang kerap dihadapi oleh para mahasiswa.
“Kami ingin mengajak mahasiswa memaknai kembali arti ketangguhan. Menjadi tangguh bukan berarti harus selalu mampu menghadapi segala sesuatu seorang diri atau mengabaikan kondisi diri. Justru, ketangguhan juga tercermin dari keberanian untuk mengenali keterbatasan, mengelola emosi, mencari dukungan, dan tetap berpegang pada nilai-nilai spiritual dalam mengambil keputusan,” ujar Alvanindya, Kamis (1/10/2026).
Ia menambahkan, kepemimpinan spiritual tidak hanya terbatas pada kemampuan memimpin orang lain, tetapi juga tentang bagaimana seorang individu mampu mengenali dan mengarahkan dirinya sendiri dengan kesadaran, nilai, dan kepedulian.
Sajikan Rubrik Edukatif dari Perspektif Psikologi hingga Agama
Untuk mengulas Isu kesehatan mental dan kepemimpinan secara komprehensif, Buletin Masjid Kampus UMS Vol. 8 menghadirkan berbagai rubrik utama. Rubrik Profil Tokoh mengangkat nilai-nilai kepemimpinan dan moderasi, sedangkan rubrik Perspektif Pakar membedah fenomena overthinking dan burnout serta pentingnya karakter dan ketenangan spiritual.
Selain itu, terdapat rubrik Lensa Nalar yang memberikan panduan dalam menghadapi tekanan akademik secara sehat, serta rubrik Catatan & Refleksi yang berfokus pada isu penerimaan diri dan pengelolaan emosi.
Dari aspek keagamaan, rubrik Ruang Tadabur mengulas kesehatan mental berdasarkan perspektif Al-Qur’an. Rubrik ini menekankan pentingnya mengenali batas kemampuan diri, membangun hubungan sosial yang sehat, mendekatkan diri kepada Allah, serta tidak ragu mencari pertolongan ketika menghadapi beban hidup yang berat.
Melalui penerbitan edisi Vol. 8 ini, media kampus tersebut diharapkan mampu menjadi sarana penyeimbang yang membantu mahasiswa untuk berhenti sejenak, memahami diri, dan menemukan kembali arah dalam menjalani kehidupan akademik maupun personal secara bermakna.
