idnewsonline.com, SURAKARTA — Program Studi S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (FEB UMS) menggelar kuliah umum bertajuk “Pengauditan Keuangan Internasional di Era Digital” dengan menghadirkan akademisi dari Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia, Dr. Yussri bin Sawani.
Acara yang berlangsung di Ruang Seminar Dr. H. Syamsudin FEB UMS tersebut diikuti oleh 105 peserta. Fokus utama pembahasan mencakup transformasi profesi audit akibat pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) serta analitik data.
Dalam pemaparannya, Yussri menjelaskan bahwa integrasi teknologi dalam pengauditan mampu meningkatkan efisiensi dan cakupan pemeriksaan. AI dapat dimanfaatkan auditor untuk mendeteksi anomali transaksi hingga menilai risiko secara lebih akurat.

Meski menawarkan peluang besar, Yussri menggarisbawahi sejumlah tantangan yang membayangi audit digital, seperti ancaman keamanan siber, manipulasi data, deepfake, bias algoritma, dan perlindungan privasi.
“Pemanfaatan teknologi dalam audit tetap perlu diimbangi dengan pertimbangan profesional, etika, dan tata kelola. Hal tersebut penting untuk menjaga kepercayaan terhadap profesi auditor di tengah perkembangan teknologi yang semakin cepat,” ujar Yussri.
Perluas Wawasan Global dan Daya Saing Lulusan
Kaprodi S1 Akuntansi FEB UMS, Dr. Mahameru Rosy Rochmatullah, S.E., M.Si., menyatakan bahwa kehadiran pemateri internasional merupakan langkah konkret dalam memperluas wawasan akademik dan jaringan mahasiswa. Kolaborasi antarperguruan tinggi lintas negara ini diharapkan dapat terus berlanjut guna meningkatkan daya saing lulusan.
Dampak positif kegiatan tersebut dirasakan oleh para mahasiswa, salah satunya Rosyidah Azizah, mahasiswa Akuntansi semester tujuh. Ia menilai materi yang disajikan mampu memberikan pemahaman praktis mengenai kompleksitas ilmu audit modern secara mudah.
Melalui penyelenggaraan kuliah umum ini, FEB UMS berkomitmen untuk menghubungkan teori akademik dengan kebutuhan nyata industri global, sekaligus mempersiapkan para calon auditor menghadapi pergeseran tuntutan profesi di era transformasi digital.
